PTK oh PTK...

Buat sekian kalinya menduduki PTK, ini adalah kali ke-2 aku menduduki PTK, kali pertama dulu hanya mendapat 3 - 3 bagi kompentensi Umum dan Khusus. Tapi kali ini harapan menggunung tinggi agar mendapat 4 - 4 bagi kedua-dua paper tu, kalau tak dapat kedua-dua, salah satu pun jadilah. Buat kali ini agak confident sikit jawab. Kertas Umum tahun ni "Open Book" walaupun tak dpt jawab 100% tapi boleh la jawab sebab boleh tengok buku. Kertas Khusus pula soalan agak mudah, memang lah confident menjawabnya. Tapi tak berani la pulak nak kata dapat 4. Apapun tunggulah keputusan nanti. Hanya Allah yang maha berkuasa...

Rumah ku syurgaku...



Setelah lama terbiar sepi, kini rumah yang sekian lama tanpa penghuni akan kembali berseri. Disebabkan desakan tanggungjawab ketika itu maka aku merantau seketika dan meninggalkan rumah yang diimpi. Walaupun secara fizikalnya telah aku tingalkan rumah tersebut tetapi dari segi rohani nya aku masih berdiri disitu, memerhati dari sebalik tirai lingkup alam. Kini aku akan kembali. Jika dulu halamannya di penuhi lalang setinggi pinggang, akan ku pastikan rumput hijaukan terbentang. Dinding-dinding yang sudah pudar warna akan ku serikan dengan warna-warna keceriaan seceria hidupku kini. Pasti rumah itu akan menjadi syurga buat kami sekeluarga... Isyaallah...

Menuju jalan pulang...

Sungguh pun jalan ini terlalu sukar ditempuhi hakikatnya hanya DIA sahaja yang lebih mengetahui. Jika hati tak merasai kepahitan bagaimana pula ia dapat mengetahui akan rasa manisnya bukan?
Bila hati sudah kembali ke jalanNya, hari-hari penuh duri sudah berlalu. Entah kenapa aku rasa gembira sejak akhir-akhir ini; mungkin saja kerana jalan pulang sudah terbentang. Sungguhpun hari yang mendatang berbalam-balam. Namun itu bukannya halangan untuk ku melangkah pulang. Tak sabar rasanya menghitung hari untuk pulang.

Menanti kepastian...

sunyinya malam selimuti tubuhku
terasa dingin menembus jiwaku
awanpun datang dan menelan rembulan
padamkan sebuah sinar kehidupan

gelap semakin mencekam
aku gelisah dalam penantian…..

duduk sendiri merenungi langkahku
dalam mencari arti kehidupan
namun tiada kutemukan jawaban
hingga pudarkan sebuah angan-angan

kembali kuharus menunggu
aku gelisah menanti kepastian

hari…. hari terus berlalu
mengahantui diriku

namun kupasrah dan menunggu
walau lelah hatiku
kucoba tetap tegar
dalam penantian…

haruskah ku terus menanti
menantikan jawaban
haruskah gagal lagi..
menyingkap arti kehidupan

Ku hanya mampu tersenyum.......

Tidak ada perkataan yang mampu kuucapkan kini.... hanya ku mampu tersenyum. Aku sendiri tidak pasti apakah jenis senyuman ku ini ? Yang aku tahu hanya senyum... senyum... senyum. Biar apa pun orang kata, aku peduli apa.....
Dulu senyuman ku ini bersembunyi buat seketika, saat aku mengalami sesuatu yang tidak aku ingini, tapi bukan berarti bahwa senyuman itu telah pergi...... Tapi untuk beberapa saat yang lalu, senyumanku itu pernah pergi, karena aku dibebani dengan tanggungjawab yang tidak pernah aku mengerti. Hidupku tidak pernah setenang dulu, sering berlari-lari untuk mengejar sesuatu yang tidak pasti.Kini perjalananku sudah menhampiri destinasi yang dicari. Aku bersyukur dengan takdir Ilahi dengan apa yang aku kecapi kini. Akan aku sedekahkan senyuman ku ini kepada teman-teman ku yang baik hati. Terima kasih semua....

Adakah aku bermimpi......

Aku bagaikan tidak percaya.... khabar yang ku terima pagi ini telah membawa terbang segala kesengsaraan, penderitaan dan keperitan yang aku alami kini. Ya Allah, aku bersyukur di atas limpah kurniaMu yang memudahkan segala urusanku. Berilah taufik dan hidayahMu agar aku tidak terus hanyut dan alpa dengan nikmat yang Engkau berikan... amin

Sepanjang Jalan Ke Pulau Pinang



Sepanjang jalan ke Pulau Pinang
Laut mengimbau sayu
Ombak ombak ini hatiku
Berhasrat tiada sepi

Sepanjang jalan ke Pulau Pinang
Hujan memberi lagu
Angin menampar
Setiap ruang angkasa
Berhiba awan pilu

Aku antara insan beribu
Airmataku antara laut lepas
Laguku hilang di angin menderu
Pecah di pantai terhempas

Sepanjang jalan ke Pulau Pinang
Hatiku terjun ke air
Mencari tempat tempat bagiku
Aku seorang pelarian